Upacara Hari Kemerdekaan RI ke-81 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku
Rapat Bersama Ombudsman Bahas Tata Kelola Aset
Juara II Lomba Senam Kreasi lintas OPD diraih oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku
Hari Pramuka ke-65: Momentum Memperkuat Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045
Gloria Imanuela Putuhena, Siswa SMA Negeri 4 Ambon Ukir Prestasi Internasional di Bangkok
Sebanyak 13 Sekolah Luar Biasa (SLB) di Maluku, Selasa (21/5), mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Rencana Program dan Anggaran tahun 2019 bagi Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PK-LK).
Kadisdikbud Maluku Bpk. Drs. M. Saleh Thio, MSi, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kabid PK-LK Dikbud Maluku Jahja S Baljanan, mengatakan tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan penyamaan persepsi yang strategis tentang pelaksanaan program dan anggaran antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, yang berimbang sehingga seluruh kepentingan anak-anak berkebutuhan khusus dapat terpenuhi secara maksimal di Provinsi Maluku.
Dengan demikian, diharapkan dari kegiatan ini dapat tersosialisasinya kebijakan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, terindentifikasinya anak berkebutuhan khusus dengan baik sesuai ketunaan dan terpenuhinya penanggulangan serta ketersediaan guru pembimbing khusus di Kabupaten/Kota.
Dikatakan, saat ini pada daerah-daerah pinggiran kota dan dipedesaan masih menyimpan banyak sekali anak-anak berkebutuhan khusus yang belum memperoleh layanan pendidikan secara baik, sehingga diperlukan adanya program pendidikan inklusif untuk dapat menampung mereka yang berkelainan dan memiliki potensi kecerdasan dalam suatu lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya.
Olehnya itu, melalui kegiatan ini diperlukan adanya perhatian yang serius dari pemerintah guna melaksanakan dan menerapkan program kegiatan pembinaan pendidikan khusus dan layanan khusus secara sistematis.
Sementara itu, M. Wali selaku Ketua Panitia Pelaksana, mengatakan peserta berasal dari Kepala SLB sebanyak 13 orang dan Dinas Kabupaten/Kota sebanyak 11 orang. Hingga secara keseluruhan jumlah peserta adalah 24 orang.